Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Politisi Demokrat Yakin Perppu Pilkada Langsung Akan Diterima Dpr  Pan Terima Komunikasi Kubu Jokowi-jk, Tetapi Tak Akan Bergabung  Pdi-p Keluhkan Manuver Demokrat Yang Berubah Sikap Soal Pemilihan Pimpinan Dpr  Dilantik Jadi Anggota Dpd, Aceng Fikri Boyong 50 Orang Keluarganya Ke Gedung Dpr  Tertibkan Penjual Hewan Kurban Di Jalan, Dki Akan "gunakan" Spg Cantik  Jabar Akan Dirikan Masjid Terapung Dengan Arsitek Ridwan Kamil  Izinkan Pos Polisi Didirikan Di Atas Trotoar, Wali Kota Semarang Digugat  Jerinx Penabuh Drum Superman Is Dead, Tak Lelah Menyuarakan Penolakan Rencana Reklamasi Di Teluk Benoa, Bali  Kabut Asap Yang Sangat Pekat Terus Menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah  Warnet Di Gowa Dirampok Belasan Orang, Satu Pengunjung Ditikam, Sulawesi Selatan  Protes Ribuan Pekerja Freeport Blokade Jalan Tambang, Jayapura  Bank Mandiri Tunjuk Rohan Hafas Sebagai "corporate Secretary"  Impor Mobil Dari Thailand Sebabkan Ri Defisit 465 Juta Dollar As  
Portal Berita > Seputar Jogja
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Terus Sosialisasi Program Stop Babs
Selasa, 29 May 2012 | 07:49 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terus Sosialisasi Program Stop BABS

Sleman, www.jogjatv.tv - Sebagai upaya untuk membudidayakan hidup bersih dan sehat di Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, melakukan pembinaan terhadap Stop buang air besar sembarangan (BABS) dengan mengadakan program pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM) untuk memberi motivasi langsung kepada masyarakat agar tidak membuang air besar sembarangan, dan segera memiliki jamban sehat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes pada Selasa (29/5) di Sleman.

Dr. Linda mengatakan, berdasarkan data yang terdapat di program penyehatan lingkungan permukiman Dinas Kesehatan Sleman tahun 2012 menunjukan jumlah KK yang menggunakan jamban sebanyak 217.616 KK dari jumlah keseluruhan 305.543 KK, sehingga presentase penduduk yang menggunakan jamban sehat di Kab. Sleman sebesar 71,22 %.

“Prosentase tersebut sudah di atas target nasional dan target Provinsi DIY, yakni sebesar 67% pada tahun 2011. Dengan demikian dari seluruh KK yang ada masih terdapat 88.240 KK (28,88%) yang belum menggunakan jamban,” terangnya.

Lebih lanjut, Dr. Linda menambahkan untuk mewujudkan Stop BABS, dirinya berupaya untuk meningkatkan akses penggunaan jamban tersebut, dengan melakukan sosialisasi penggunaan jamban yang memenuhi syarat bagi warga masyarakat. Selain itu juga Pemkab Sleman juga memberikan stimulan material untuk pembangunan jamban bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Pada tahun 2012 diberikan 80 paket material untuk wilayah Kecamatan Prambanan, Gamping, Seyegan, Sleman, dan Minggir,” katanya. (Bettyndira/Riza)