Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Menteri Kelautan: Asing Dilarang Beli Pulau Di Indonesia  Komisi Iii Martin Hutabarat Dukung Langkah Kpk Ajukan Banding Vonis 4 Tahun Atut  Nunun Nurbaeti Buat Surat Terbuka Untuk Sby Dan Jokowi  Pks Yakin Demokrat Di Barisan Koalisi Merah Putih  Desak Munas, Pendiri Golkar Kembali Kirim Surat Ke Dpp Dan Mahkamah Partai  Jokowi Senang Setiap Hari "digerudug" Investor Asing  Jokowi Dan Tim Transisi Mulai Bahas Opsi Kabinet  Pdi-p: Megawati Yang Putuskan Calon Pendamping Ahok  Petugas Gabungan Tertibkan Terminal Blok M, Jakarta  Razia Penertiban, 61 Sopir Bus Kena Tilang, Jakarta  Dirut Pt Transjakarta Antonius Ns Kosasih, Mengaku Tidak Setuju Bila Pelaku Kejahatan Seksual Diberikan Sanksi Dengan "memajang" Di Depan Orang Banyak Dalam Keadaan Nyaris Telanjang  
Portal Berita >
Pameran Alat Peraga Edukatif Berbahan Limbah
Rabu, 24 November 2010 | 21:26 WIB


Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Selama ini limbah  rumah tangga kering hanya dijadikan sebagai sampah dan dibuang begitu saja. Padahal limbah rumah tangga kering dapat dijadikan sebagai alat peraga edukatif yang ramah lingkungan. Hasil pembuatan alat peraga edukatif berbahan limbah ini dapat dilihat di pameran ape berbahan limbah di rumah budaya Tembi  Bantul.

Pameran alat peraga edukatif, ape berbahan limbah kering rumah tangga dibuka oleh kepala bidang pendidikan nonformal dinas pendidikan, pemuda dan olah raga propinsi DIY  Endra Santosa. Pameran yang digelar hingga 30 november mendatang ini menampilkan ratusan hasil karya ape berbahan dasar limbah rumah tangga, seperti kertas bekas, botol bekas, kaleng bekas, serta plastik bekas. Pameran ini digelar sebagai media kempanye penyelamatan bumi dengan daur ulang limbah.

Kedepan pemeran seperti ini akan banyak digelar untuk menambah wawasan siswa sekolah/ serta guru. Selama ini ape banyak dibuat dari bahan yang berharga mahal. Padahal ape dapat dibuat dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Selain lebih ekonomis, ape berbahan limbah juga membantu mengurangi pemanasan global.

 

Anang Zainuddin