Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kpk Dan Kepolisian Ri Menemukan Indiksi Pelanggaran Hukum Dalam Sidak Pelayanan Kepulangan Tki Di Bandara Soekarno-hatta, Tangerang  18 Orang Diamankan Dalam Sidak Kpk Di Bandara  Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) Menjaga Ketat Jalur Jalan Yang Dilalui Calon Presiden Terpilih, Joko Widodo, Yang Pulang Kampung, Jumat (25/7/2014)  Ansor Magelang Turunkan 150 Personel Bantu Pengamanan Lebaran  Dekati Lebaran, Lalu Lintas Dalam Kota Magelang Padat  Arus Lalin Di Sukoharjo Padat Merayap  Satlantas Polres Klaten Melarang Konvoi Kendaraan Dan Mobil Bak Terbuka Saat Malam Takbiran Menyambut Lebaran  Menjelang Lebaran Harga Bahan Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Di Temanggung, Terus Meningkat  Dinkes Jateng Siapkan 81 Posko Kesehatan Untuk Pemudik  Motor Dinas Pemkot Solo Dikandangkan  Pedagang Kulit Ketupat Mulai Bermunculan  74 Peti Jenazah Mh17 Tiba Di Belanda  
Portal Berita >
Pameran Alat Peraga Edukatif Berbahan Limbah
Rabu, 24 November 2010 | 21:26 WIB


Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Selama ini limbah  rumah tangga kering hanya dijadikan sebagai sampah dan dibuang begitu saja. Padahal limbah rumah tangga kering dapat dijadikan sebagai alat peraga edukatif yang ramah lingkungan. Hasil pembuatan alat peraga edukatif berbahan limbah ini dapat dilihat di pameran ape berbahan limbah di rumah budaya Tembi  Bantul.

Pameran alat peraga edukatif, ape berbahan limbah kering rumah tangga dibuka oleh kepala bidang pendidikan nonformal dinas pendidikan, pemuda dan olah raga propinsi DIY  Endra Santosa. Pameran yang digelar hingga 30 november mendatang ini menampilkan ratusan hasil karya ape berbahan dasar limbah rumah tangga, seperti kertas bekas, botol bekas, kaleng bekas, serta plastik bekas. Pameran ini digelar sebagai media kempanye penyelamatan bumi dengan daur ulang limbah.

Kedepan pemeran seperti ini akan banyak digelar untuk menambah wawasan siswa sekolah/ serta guru. Selama ini ape banyak dibuat dari bahan yang berharga mahal. Padahal ape dapat dibuat dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Selain lebih ekonomis, ape berbahan limbah juga membantu mengurangi pemanasan global.

 

Anang Zainuddin