Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Sebanyak 5.796 Siswa Smp/mts Di Kabupaten Kulonprogo Bakal Mengikuti Ujian Nasional (un) 2014 Pada 5 Hingga 8 Mei Mendatang  Dikbudpora Kabupaten Purworejo Menyerahkan Penanganan Kasus Dugaan Jual Beli Bocoran Soal Un 2014 Kepada Kepolisian  Lapas Ii A Kota Magelang Menggelar Kegiatan Sosialisasi Atau Penyuluhan Tentang Bahaya Infeksi Hiv/aids Kepada Seluruh Warga Binaan, Termasuk Petugas Di Lingkup Tahanan  Reaktivasi Jalur Ka, Warga Bantaran Rel Stasiun Ambarawa Resah  Sebanyak Sembilan Sd Di Wilayah Kecamatan Purwokerto Timur Bakal Diregruping  Ugm Kembangkan Teknologi Pengemasan Biogas Dalam Tabung  Ribuan Seniman Bakal Meramaikan Ajang Banyumas Extravaganza, Minggu (27/4)  Sebanyak 1.382 Personil Kepolisian Akan Mengamankan Kedatangan Wakil Presiden Ri Boediono Ke Semarang, Kamis (24/4) Ini  Dppkad Sukoharjo Rumuskan Besaran Tarif Sewa Rusunawa Joho  Pelatnas Tahap Ii Timnas U-23 Di Makassar  
Portal Berita > Seputar Jogja
Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer
Rabu, 22 May 2013 | 20:54 WIB

Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Berkas perkara kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang dilakukan oleh penyidik Pomdam 4 Diponegoro, Rabu (22/5) pagi  diserahkan ke Oditur Militer (otmil) Yogyakarta. Dari perkembangan penyidikan Pomdam 4 Semarang, jumlah tersangka penyerangan Lapas Cebongan bertambah satu orang menjadi 12 orang.

Kepala Oditur Militer Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto, seusai menerima berkas perkara kasus penyerangan yang di lakukan 12 anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa dalam pelimpahan berkas perkara tersebut juga diserahkan semua barang bukti, termasuk dua mobil Avanza warna biru dan APV warna hitam yang di gunakan para pelaku untuk melakukan penyerangan. Selain itu pihak Otmil yogyakarta juga menerima 31 selongsong peluru serta tiga pucuk senjata AK-47 yang di bungkus dalam kotak berwarna cokelat. Sementara, ke-12 anggota Kopassus yang terlibat dalam penyerangan Lapas Cebongan saat ini masih berada di Pomdam 4 diponegoro.  Letkol Sus Budiharto menambahkan. Setelah serah terima berkas perkara ini, selanjutnya pihaknya akan melakukan penelitian untuk kemudian memberikan saran kepada  penasehat hukum berserta surat dakwaan, agar kasus tersebut segera diproses di pengadilan militer yogyakarta.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan karena penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam 4 Diponegoro dinyatakan sudah selesai. Dalam penyidikan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 60 orang saksi yang terdiri dari enam anggota Kopassus, 11 orang sipir Lapas Cebongan, serta 31 tahanan Lapas Cebongan. (Fauzan Ahmad/Riza)