Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kerja Sama Dengan Angola, Jokowi Klaim Indonesia Hemat Rp 15 Triliun Setahun  Bnpb: Radius Rawan Bencana Sinabung Meluas Jadi 5 Km  Lempari Rumah Warga, Sekelompok Pelajar Yang Diduga Merupakan Anggota Geng Motor Diringkus, Yogyakarta  Cari Pesawat Latih Yang Hilang, Basarnas Turunkan Tim Penyelam, Di Sekitar Perairan Moyo, Sumbawa, Ntb  Lombok Sumbawa Inafact 2014 Promosikan Pariwisata Ntb  Pt Liga Indonesia Menetapkan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sebagai Tempat Penyelenggaraan Semifinal Isl 2014 Pada 4 November 2014  Ahok Datangi Istana, Sebut Ada Panggilan Dari "gubernur"  Akbar Tandjung Dukung Generasi Muda Jadi Ketum Golkar  Kapolri: Arsyad Ditahan Karena Sebar Foto Porno, Bahaya Untuk Anak  Kpk: Langkah Ahok Minta Pejabat Laporkan Harta Patut Ditiru  Sekjen Dpr Tidak Ingin Ditarik Dalam Urusan Politik Di Dpr  Keluarga Penumpang Mh370 Ajukan Gugatan Hukum, Kuala Lumpur  
Portal Berita > Seputar Jogja
Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer
Rabu, 22 May 2013 | 08:54 WIB

Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Berkas perkara kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang dilakukan oleh penyidik Pomdam 4 Diponegoro, Rabu (22/5) pagi  diserahkan ke Oditur Militer (otmil) Yogyakarta. Dari perkembangan penyidikan Pomdam 4 Semarang, jumlah tersangka penyerangan Lapas Cebongan bertambah satu orang menjadi 12 orang.

Kepala Oditur Militer Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto, seusai menerima berkas perkara kasus penyerangan yang di lakukan 12 anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa dalam pelimpahan berkas perkara tersebut juga diserahkan semua barang bukti, termasuk dua mobil Avanza warna biru dan APV warna hitam yang di gunakan para pelaku untuk melakukan penyerangan. Selain itu pihak Otmil yogyakarta juga menerima 31 selongsong peluru serta tiga pucuk senjata AK-47 yang di bungkus dalam kotak berwarna cokelat. Sementara, ke-12 anggota Kopassus yang terlibat dalam penyerangan Lapas Cebongan saat ini masih berada di Pomdam 4 diponegoro.  Letkol Sus Budiharto menambahkan. Setelah serah terima berkas perkara ini, selanjutnya pihaknya akan melakukan penelitian untuk kemudian memberikan saran kepada  penasehat hukum berserta surat dakwaan, agar kasus tersebut segera diproses di pengadilan militer yogyakarta.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan karena penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam 4 Diponegoro dinyatakan sudah selesai. Dalam penyidikan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 60 orang saksi yang terdiri dari enam anggota Kopassus, 11 orang sipir Lapas Cebongan, serta 31 tahanan Lapas Cebongan. (Fauzan Ahmad/Riza)