Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Penghapusan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Sebagai Salah Satu Alat Kelengkapan Dpr Dalam Uu No 17 Tahun 2014 Tentang Mpr, Dpr, Dpd, Dan Dprd Disesalkan Sejumlah Anggota Bakn  Komisi Ii Dpr Rekomendasikan Pembentukan Pansus Pilpres  Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Edi Saputra Hasibuan Mendata Bahwa Tingkat Keluhan Masyarakat Terhadap Pelayanan Polisi Paling Tinggi Di Satuan Wilayah Metro Jaya, Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama Mengatakan Jumlah Pedagang Kaki Lima Harus Dikontrol Dan Didata  Kadishub Dki Jakarta M Akbar: Penyebab Bus Yutong Terbakar Akan Dibeberkan Pekan Ini  Polda Metro Jaya Menangkap 15 Orang Yang Diduga Melakukan Pencurian Air Dan Penguasaan Sumber Air Secara Ilegal  Beri Izin Tambang Semen Di Rembang, Gubernur Jateng Digugat  2 Polisi Kalbar Tak Bawa Narkoba Saat Ditangkap Di Malaysia  "negeri Laskar Pelangi" Tak Pernah Sepi Dikunjungi Wisatawan, Belitung  Pakar Uav Dunia Tawarkan "drone" Garuda Khusus Untuk Indonesia  
Portal Berita > Seputar Jogja
Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer
Rabu, 22 May 2013 | 08:54 WIB

Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Berkas perkara kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang dilakukan oleh penyidik Pomdam 4 Diponegoro, Rabu (22/5) pagi  diserahkan ke Oditur Militer (otmil) Yogyakarta. Dari perkembangan penyidikan Pomdam 4 Semarang, jumlah tersangka penyerangan Lapas Cebongan bertambah satu orang menjadi 12 orang.

Kepala Oditur Militer Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto, seusai menerima berkas perkara kasus penyerangan yang di lakukan 12 anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa dalam pelimpahan berkas perkara tersebut juga diserahkan semua barang bukti, termasuk dua mobil Avanza warna biru dan APV warna hitam yang di gunakan para pelaku untuk melakukan penyerangan. Selain itu pihak Otmil yogyakarta juga menerima 31 selongsong peluru serta tiga pucuk senjata AK-47 yang di bungkus dalam kotak berwarna cokelat. Sementara, ke-12 anggota Kopassus yang terlibat dalam penyerangan Lapas Cebongan saat ini masih berada di Pomdam 4 diponegoro.  Letkol Sus Budiharto menambahkan. Setelah serah terima berkas perkara ini, selanjutnya pihaknya akan melakukan penelitian untuk kemudian memberikan saran kepada  penasehat hukum berserta surat dakwaan, agar kasus tersebut segera diproses di pengadilan militer yogyakarta.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan karena penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam 4 Diponegoro dinyatakan sudah selesai. Dalam penyidikan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 60 orang saksi yang terdiri dari enam anggota Kopassus, 11 orang sipir Lapas Cebongan, serta 31 tahanan Lapas Cebongan. (Fauzan Ahmad/Riza)