Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Ka Tabrak Minibus Di Cirebon, Tiga Anggota Polisi Tewas  Tiga Personil Buser Polres Tanjung Priok Tewas Tertabrak Ka Tegal Bahari  Ketua Kpk Sebut Beberapa Calon Menteri Jokowi-jk Terindikasi Korupsi  Jamaah Haji Gelombang Dua Mulai Pulang Ke Tanah Air  Dishub Cabut Trayek Bus Harapan Jaya Maut  Nekat Tanam Padi, Petani Di Karanganyar Gagal Panen  Mahasiswa Pembunuh Waria Di Makassar Divonis 12 Tahun  Sampah Syukuran Rakyat Ditaksir Capai 100 Ton  Dua Orang Pecandu Ganja Warga Umbulharjo, Yogyakarta Ditangkap Polisi Usai Latihan Futsal Di Kawasan Janturan, Umbulharjo, Yogyakarta  Jokowi Diminta Umumkan Hasil Seleksi Calon Menteri  Ebola Mewabah, Afrika Barat Terancam Krisis Pangan  Muhammadiyah Tegaskan Perkawinan Beda Agama Haram  
Portal Berita > Seputar Jogja
Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer
Rabu, 22 May 2013 | 08:54 WIB

Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Berkas perkara kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang dilakukan oleh penyidik Pomdam 4 Diponegoro, Rabu (22/5) pagi  diserahkan ke Oditur Militer (otmil) Yogyakarta. Dari perkembangan penyidikan Pomdam 4 Semarang, jumlah tersangka penyerangan Lapas Cebongan bertambah satu orang menjadi 12 orang.

Kepala Oditur Militer Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto, seusai menerima berkas perkara kasus penyerangan yang di lakukan 12 anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa dalam pelimpahan berkas perkara tersebut juga diserahkan semua barang bukti, termasuk dua mobil Avanza warna biru dan APV warna hitam yang di gunakan para pelaku untuk melakukan penyerangan. Selain itu pihak Otmil yogyakarta juga menerima 31 selongsong peluru serta tiga pucuk senjata AK-47 yang di bungkus dalam kotak berwarna cokelat. Sementara, ke-12 anggota Kopassus yang terlibat dalam penyerangan Lapas Cebongan saat ini masih berada di Pomdam 4 diponegoro.  Letkol Sus Budiharto menambahkan. Setelah serah terima berkas perkara ini, selanjutnya pihaknya akan melakukan penelitian untuk kemudian memberikan saran kepada  penasehat hukum berserta surat dakwaan, agar kasus tersebut segera diproses di pengadilan militer yogyakarta.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan karena penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam 4 Diponegoro dinyatakan sudah selesai. Dalam penyidikan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 60 orang saksi yang terdiri dari enam anggota Kopassus, 11 orang sipir Lapas Cebongan, serta 31 tahanan Lapas Cebongan. (Fauzan Ahmad/Riza)