Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Temanggung Semakin Meningkat  Disbudpar Gunungkidul Mentargetkan Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran Mencapai 300 Ribu Pengunjung  Dua Rumah Sakit (rs) Swasta Di Yogyakarta Yakni Rs Bethesda Dan Rs Panti Rapih Tetap Melayani Pasien Selama Libur Lebaran 2014  Gudang Kapas Pt Agung Kuncoro Textile, Jalan Solo-sragen Km 91 Terbakar, Jumat (25/07/2014)  Puncak Kedatangan Pemudik Diperkirakan Terjadi Pada H-2 Lebaran  100.000 Kendaraan Lintasi Tol Jakarta-cikampek Pada Kamis (24/7) Dan Jumat (25/7)  Wanita Korban Tabrakan Speedboat Di Sofifi Ditemukan Tewas  Memasuki H-3 Idul Fitri Arus Lalu Lintas Jalur Selatan Nagreg Dari Gerbang Tol Cileunyi Mengarah Ke Kabupaten Tasikmalaya Padat  Jelang Lebaran, Stok Daging Sapi Dan Daging Ayam Di Pasaran Kabupaten Sukabumi Masih Aman  Puncak Arus Mudik Yang Melewati Jalan Tol Palimanan-kanci (palikanci), Cirebon Diperkirakan Akan Terjadi Pada Jumat (25/7) Malam  Antrean Panjang Kendaraan Pemudik Terjadi Dari Arah Jakarta Menuju Gerbang Tol Cikampek  
Portal Berita > Seputar Jogja
Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer
Rabu, 22 May 2013 | 08:54 WIB

Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Berkas perkara kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang dilakukan oleh penyidik Pomdam 4 Diponegoro, Rabu (22/5) pagi  diserahkan ke Oditur Militer (otmil) Yogyakarta. Dari perkembangan penyidikan Pomdam 4 Semarang, jumlah tersangka penyerangan Lapas Cebongan bertambah satu orang menjadi 12 orang.

Kepala Oditur Militer Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto, seusai menerima berkas perkara kasus penyerangan yang di lakukan 12 anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa dalam pelimpahan berkas perkara tersebut juga diserahkan semua barang bukti, termasuk dua mobil Avanza warna biru dan APV warna hitam yang di gunakan para pelaku untuk melakukan penyerangan. Selain itu pihak Otmil yogyakarta juga menerima 31 selongsong peluru serta tiga pucuk senjata AK-47 yang di bungkus dalam kotak berwarna cokelat. Sementara, ke-12 anggota Kopassus yang terlibat dalam penyerangan Lapas Cebongan saat ini masih berada di Pomdam 4 diponegoro.  Letkol Sus Budiharto menambahkan. Setelah serah terima berkas perkara ini, selanjutnya pihaknya akan melakukan penelitian untuk kemudian memberikan saran kepada  penasehat hukum berserta surat dakwaan, agar kasus tersebut segera diproses di pengadilan militer yogyakarta.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan karena penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam 4 Diponegoro dinyatakan sudah selesai. Dalam penyidikan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 60 orang saksi yang terdiri dari enam anggota Kopassus, 11 orang sipir Lapas Cebongan, serta 31 tahanan Lapas Cebongan. (Fauzan Ahmad/Riza)