Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kpk Dan Kepolisian Ri Menemukan Indiksi Pelanggaran Hukum Dalam Sidak Pelayanan Kepulangan Tki Di Bandara Soekarno-hatta, Tangerang  18 Orang Diamankan Dalam Sidak Kpk Di Bandara  Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) Menjaga Ketat Jalur Jalan Yang Dilalui Calon Presiden Terpilih, Joko Widodo, Yang Pulang Kampung, Jumat (25/7/2014)  Ansor Magelang Turunkan 150 Personel Bantu Pengamanan Lebaran  Dekati Lebaran, Lalu Lintas Dalam Kota Magelang Padat  Arus Lalin Di Sukoharjo Padat Merayap  Satlantas Polres Klaten Melarang Konvoi Kendaraan Dan Mobil Bak Terbuka Saat Malam Takbiran Menyambut Lebaran  Menjelang Lebaran Harga Bahan Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Di Temanggung, Terus Meningkat  Dinkes Jateng Siapkan 81 Posko Kesehatan Untuk Pemudik  Motor Dinas Pemkot Solo Dikandangkan  Pedagang Kulit Ketupat Mulai Bermunculan  74 Peti Jenazah Mh17 Tiba Di Belanda  
Portal Berita > Seputar Jogja
Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer
Rabu, 22 May 2013 | 08:54 WIB

Berkas Kasus Cebongan Dilimpahkan Ke Oditur Militer

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Berkas perkara kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang dilakukan oleh penyidik Pomdam 4 Diponegoro, Rabu (22/5) pagi  diserahkan ke Oditur Militer (otmil) Yogyakarta. Dari perkembangan penyidikan Pomdam 4 Semarang, jumlah tersangka penyerangan Lapas Cebongan bertambah satu orang menjadi 12 orang.

Kepala Oditur Militer Yogyakarta, Letkol Sus Budiharto, seusai menerima berkas perkara kasus penyerangan yang di lakukan 12 anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa dalam pelimpahan berkas perkara tersebut juga diserahkan semua barang bukti, termasuk dua mobil Avanza warna biru dan APV warna hitam yang di gunakan para pelaku untuk melakukan penyerangan. Selain itu pihak Otmil yogyakarta juga menerima 31 selongsong peluru serta tiga pucuk senjata AK-47 yang di bungkus dalam kotak berwarna cokelat. Sementara, ke-12 anggota Kopassus yang terlibat dalam penyerangan Lapas Cebongan saat ini masih berada di Pomdam 4 diponegoro.  Letkol Sus Budiharto menambahkan. Setelah serah terima berkas perkara ini, selanjutnya pihaknya akan melakukan penelitian untuk kemudian memberikan saran kepada  penasehat hukum berserta surat dakwaan, agar kasus tersebut segera diproses di pengadilan militer yogyakarta.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan karena penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam 4 Diponegoro dinyatakan sudah selesai. Dalam penyidikan tersebut, petugas memeriksa sedikitnya 60 orang saksi yang terdiri dari enam anggota Kopassus, 11 orang sipir Lapas Cebongan, serta 31 tahanan Lapas Cebongan. (Fauzan Ahmad/Riza)