Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Oknum Guru Di Bandung Cabuli 13 Siswi Smp  Orang Tua Arsyad Ke Bareskrim, Ajukan Penangguhan Penahanan  Kejagung Tahan Pejabat Kementan Terkait Kasus Benih Kopi  Wasekjen Golkar Roem Kono Terpilih Jadi Ketua Burt Dpr  Mbah Moen Tak Hadir, Muktamar Ppp Suryadharma Diklaim Diikuti 28 Dpw  Koalisi Merah Putih Kuasai Kursi Pimpinan Di 11 Komisi Dpr  Puan: Jumlah Keluarga Penerima Kartu Pintar Akan Disesuaikan Dengan Data E-ktp  Akbar Tandjung Dukung Generasi Muda Jadi Ketum Golkar  Kapolri: Arsyad Ditahan Karena Sebar Foto Porno, Bahaya Untuk Anak  Kapolri: Media Salah Tafsir, Kasus M Arsyad Kasus Pornografi Bukan Karena Jokowi  Polisi Pelajari Permintaan Penangguhan Penahanan Yang Diajukan Pihak Arsyad  Prabowo: Dpr Tandingan Bentuk Ketidakdewasaan Yang Rugikan Bangsa  
Portal Berita > Seputar Jogja
Bintek Lpj Dana Bantuan Parpol
Rabu, 20 February 2013 | 05:54 WIB

Bintek LPJ Dana Bantuan Parpol

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Menyusul adanya dana bantuan bagi parpol yang mengikuti pemilu 2014, Badan  Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) DIY memandang perlu adanya kesamaan persepsi dalam penyaluran dan penggunaan dana parpol. Oleh karena itu, Rabu (20/2), Bakesbanglinmas DIY menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Parpol. Acara yang  dikuti oleh 30 orang perwakilan dari 10 parpol tersebut digelar  di kantor Kesbanglinmas, dan dibuka oleh Kabid  Kesbanglinmas DIY, Rusdyanto, mewakili Kepala Kesbanglinmas.

Kabid Kesbanglinmas DIY, Rusdiyanto, mengatakan, pengurus parpol diwajibkan untuk membuat laporan pertanggungjawaban atas penerimaan dan pengeluaran keuangan yang bersumber dari dana bantuan parpol. Selain itu, parpol juga wajib melaksanakan pembukuan dan memelihara buku penerimaan dan pengeluaran atas dana bantuan  keuangan untuk operasional kegiatan pemilu, sesuai dengan  PP nomor. 83 tahun 2012 tentang perubahan atas PP nomor 5 tahun 2009 tentang Bantuan kepada Partai Politik.

Nasiran, petugas dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY, yang berlaku sebagai narasumber dalam bintek tersebut, mengungkapkan, bantuan  keuangan bagi parpol digunakan sebagai dana penunjang kegiatan pendidikan politik dan operasional sekretariat partai politik. Kegiatan pendidikan adalah kegiatan yang meliputi peningkatan kesadaran, partisipasi  politik serta peningkatan  kemandirian untuk membangun karakter bangsa. Sedang kegiatan operasional kesekretariatan partai politik meliputi administrasi umum, pemeliharaan data dan arsip, penggalangan dana dan jasa, serta  pemeliharaan peralatan kantor. (Nadi Mulyadi/Riza)