Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Untuk Memperingati Hari Kartini, Jajaran Pns Pemkot Gorontalo Diwajibkan Menggunakan Kebaya Bagi Perempuan  Tingkat Konsumsi Ikan Di Kulonprogo Di Bawah Ideal  Dua Perahu Tradisional Milik Nelayan Desa Prapag Kidul, Brebes, Tersambar Petir, Satu Abk Tewas Dan Tiga Luka  Pemkab Wonogiri Berencana Menyiapkan Anggaran Sebesar Rp 5,5 Miliar Untuk Membebaskan Lahan Di Sepanjang Jalan Giribelah (giritontro)-pacitan  Kejati Diy Saat Ini Sedang Menyelidiki Dugaan Penyimpangan Bansos Tahun Anggaran 2012-2013  Ribuan Masyarakat Kupang Ikuti Pawai Kemenangan Paskah  Kpu Tetapkan Pencoblosan Ulang Daerah Paling Lambat 23 April  Jumlah Korban Jiwa Kapal Feri Terbalik Di Korsel Menjadi 64 Orang  
Portal Berita > Seputar Jogja
Bintek Lpj Dana Bantuan Parpol
Rabu, 20 February 2013 | 18:54 WIB

Bintek LPJ Dana Bantuan Parpol

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Menyusul adanya dana bantuan bagi parpol yang mengikuti pemilu 2014, Badan  Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) DIY memandang perlu adanya kesamaan persepsi dalam penyaluran dan penggunaan dana parpol. Oleh karena itu, Rabu (20/2), Bakesbanglinmas DIY menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Parpol. Acara yang  dikuti oleh 30 orang perwakilan dari 10 parpol tersebut digelar  di kantor Kesbanglinmas, dan dibuka oleh Kabid  Kesbanglinmas DIY, Rusdyanto, mewakili Kepala Kesbanglinmas.

Kabid Kesbanglinmas DIY, Rusdiyanto, mengatakan, pengurus parpol diwajibkan untuk membuat laporan pertanggungjawaban atas penerimaan dan pengeluaran keuangan yang bersumber dari dana bantuan parpol. Selain itu, parpol juga wajib melaksanakan pembukuan dan memelihara buku penerimaan dan pengeluaran atas dana bantuan  keuangan untuk operasional kegiatan pemilu, sesuai dengan  PP nomor. 83 tahun 2012 tentang perubahan atas PP nomor 5 tahun 2009 tentang Bantuan kepada Partai Politik.

Nasiran, petugas dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY, yang berlaku sebagai narasumber dalam bintek tersebut, mengungkapkan, bantuan  keuangan bagi parpol digunakan sebagai dana penunjang kegiatan pendidikan politik dan operasional sekretariat partai politik. Kegiatan pendidikan adalah kegiatan yang meliputi peningkatan kesadaran, partisipasi  politik serta peningkatan  kemandirian untuk membangun karakter bangsa. Sedang kegiatan operasional kesekretariatan partai politik meliputi administrasi umum, pemeliharaan data dan arsip, penggalangan dana dan jasa, serta  pemeliharaan peralatan kantor. (Nadi Mulyadi/Riza)