Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kpk Dan Kepolisian Ri Menemukan Indiksi Pelanggaran Hukum Dalam Sidak Pelayanan Kepulangan Tki Di Bandara Soekarno-hatta, Tangerang  18 Orang Diamankan Dalam Sidak Kpk Di Bandara  Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) Menjaga Ketat Jalur Jalan Yang Dilalui Calon Presiden Terpilih, Joko Widodo, Yang Pulang Kampung, Jumat (25/7/2014)  Ansor Magelang Turunkan 150 Personel Bantu Pengamanan Lebaran  Dekati Lebaran, Lalu Lintas Dalam Kota Magelang Padat  Arus Lalin Di Sukoharjo Padat Merayap  Satlantas Polres Klaten Melarang Konvoi Kendaraan Dan Mobil Bak Terbuka Saat Malam Takbiran Menyambut Lebaran  Menjelang Lebaran Harga Bahan Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Di Temanggung, Terus Meningkat  Dinkes Jateng Siapkan 81 Posko Kesehatan Untuk Pemudik  Motor Dinas Pemkot Solo Dikandangkan  Pedagang Kulit Ketupat Mulai Bermunculan  74 Peti Jenazah Mh17 Tiba Di Belanda  
Portal Berita > Seputar Jogja
Peran Perempuan Dalam Politik
Senin, 16 April 2012 | 08:45 WIB

Peran Perempuan dalam Politik

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Semakin besarnya peran perempuan dalam kancah perpolitikan di Indonesia mendorong Badan Kesatuan dan Perlindungan Masyarakat Provinsi DIY menggelar focus group discussion bertajuk “Fasilitas Pengembangan Politik bagi Kaum Perempuan”, dengan menghadirkan anggota DPRD Provinsi DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Widi Pratomo, dan Ketua Pusat Studi Wanita UGM, Sri Joharwinarlin. Sri Joharwinarlin menjelaskan bahwa peran perempuan dalam kancah perpolitikan di Indonesia harus di lihat secara proporsional. Perempuan sebaiknya juga memiliki komitmen dan kemampuan yang cukup ketika ingin tampil di kancah perpolitikan.

Acara yang diikuti oleh ketua dari berbagai organisasi masyarakat yang ada di Provinsi Yogyakarta ini bertujuan untuk memberikan pendidikan politik bagi kaum perempuan, sehingga di harapkan kaum perempuan mengetahui hak dan kewajibannya, dan memiliki tanggung jawab  untuk terlibat dalam kancah politik formal. (Fauzan Ahmad/Riza)