Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Polda Diy Buka Sms Online Pengaduan Masyarakat Di No. Hp 0811 2929 000  Hari Ini Presiden Sby Resmikan Museum Kepresidenan Di Istana Bogor  Polri Dan Tni Di Pamekasan Gelar Operasi Jelang Pelantikan Jokowi  Pihak Majelis Permusyawaratan Rakyat (mpr) Ri Akan Mengadakan Gladi Bersih Pelantikan Jokowi-jk Hari Ini  Pihak Monas Beri Kelonggaran Pawai Rakyat Bisa Sampai Pukul 22.00 Wib  Dinas Perhubungan Dki Jakarta: Rencana Arak-arakan Joko Widodo Pada 20 Oktober Mendatang Tidak Akan Mengganggu Lalu Lintas  Kpk Kembangkan Kasus Century Ke Nama-nama Yang Ikut Disebut Terlibat  Pertemuan Jokowi-prabowo Gairahkan Para Pelaku Pasar  Pemerintah Diminta Tetapkan Erupsi Sinabung Bencana Nasional  Antisipasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Keruk 60 Waduk  Ebola Mewabah, Afrika Barat Terancam Krisis Pangan  Rusia Segera Bangun Penjara Terbesar Di Eropa Yang Tampung 4.000 Narapidana  
Portal Berita > Seputar Jogja
Kraton Yogyakarta Akan Gelar Pernikahan Gkr Hayu Dan Kph Notonegoro
Senin, 12 August 2013 | 07:45 WIB

Kraton Yogyakarta akan Gelar Pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Keluarga besar Keraton Yogyakarta tahun ini akan kembali menggelar hajatan besar, yakni pernikahan putri raja, Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita, dengan Angger Wibowo. Prosesi pernikahan rencananya akan digelar pada bulan Oktober tahun 2013. Sebelumnya, GRAj Nurabra Juwita dan Angger Wibowo, telah menjalani acara Wisudan Undhang Dhawuh Dalem, atau pemberian gelar Keraton, yang dilaksanakan pada Senin (12/8). Dalam acara Wisudan, GRAj Nurabra Juwita diberi gelar Gusti Kanjeng Ratu Hayu, dan Angger Wibowo diberi gelar Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro.

Dalam Jumpa pers yang dilaksanakan seusai acara Wisudan, Raden Tumenggung Jatiningrat mengatakan, acara pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro rencananya akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2013. Demi kelancaran prosesi pernikahan, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo, yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut, menghimbau agar masyarakat Yogyakarta bisa berlaku lebih tertib dan teratur saat prosesi arak-arakan pengantin digelar. Sebagaimana diketahui, pada pernikahan GKR Bendoro dan KPH Yudhonegoro pada tahun 2011 lalu, arak-arakan pengantin sempat terhambat karena pengunjung yang terlalu antusias.

Menurut rencana, prosesi ijab dan resepsi pernikahan akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2013 di Bangsal Keraton Yogyakarta dan Bangsal Kepatihan. Sebelumnya, pada tanggal 20 Oktober akan diselenggarakan acara Nyantri, serta Siraman pada tanggal 21

(Fauzan Ahmad/Rz)