Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kerja Sama Dengan Angola, Jokowi Klaim Indonesia Hemat Rp 15 Triliun Setahun  Bnpb: Radius Rawan Bencana Sinabung Meluas Jadi 5 Km  Lempari Rumah Warga, Sekelompok Pelajar Yang Diduga Merupakan Anggota Geng Motor Diringkus, Yogyakarta  Cari Pesawat Latih Yang Hilang, Basarnas Turunkan Tim Penyelam, Di Sekitar Perairan Moyo, Sumbawa, Ntb  Lombok Sumbawa Inafact 2014 Promosikan Pariwisata Ntb  Pt Liga Indonesia Menetapkan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sebagai Tempat Penyelenggaraan Semifinal Isl 2014 Pada 4 November 2014  Ahok Datangi Istana, Sebut Ada Panggilan Dari "gubernur"  Akbar Tandjung Dukung Generasi Muda Jadi Ketum Golkar  Kapolri: Arsyad Ditahan Karena Sebar Foto Porno, Bahaya Untuk Anak  Kpk: Langkah Ahok Minta Pejabat Laporkan Harta Patut Ditiru  Sekjen Dpr Tidak Ingin Ditarik Dalam Urusan Politik Di Dpr  Keluarga Penumpang Mh370 Ajukan Gugatan Hukum, Kuala Lumpur  
Portal Berita > Seputar Jogja
Kraton Yogyakarta Akan Gelar Pernikahan Gkr Hayu Dan Kph Notonegoro
Senin, 12 August 2013 | 07:45 WIB

Kraton Yogyakarta akan Gelar Pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Keluarga besar Keraton Yogyakarta tahun ini akan kembali menggelar hajatan besar, yakni pernikahan putri raja, Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita, dengan Angger Wibowo. Prosesi pernikahan rencananya akan digelar pada bulan Oktober tahun 2013. Sebelumnya, GRAj Nurabra Juwita dan Angger Wibowo, telah menjalani acara Wisudan Undhang Dhawuh Dalem, atau pemberian gelar Keraton, yang dilaksanakan pada Senin (12/8). Dalam acara Wisudan, GRAj Nurabra Juwita diberi gelar Gusti Kanjeng Ratu Hayu, dan Angger Wibowo diberi gelar Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro.

Dalam Jumpa pers yang dilaksanakan seusai acara Wisudan, Raden Tumenggung Jatiningrat mengatakan, acara pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro rencananya akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2013. Demi kelancaran prosesi pernikahan, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo, yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut, menghimbau agar masyarakat Yogyakarta bisa berlaku lebih tertib dan teratur saat prosesi arak-arakan pengantin digelar. Sebagaimana diketahui, pada pernikahan GKR Bendoro dan KPH Yudhonegoro pada tahun 2011 lalu, arak-arakan pengantin sempat terhambat karena pengunjung yang terlalu antusias.

Menurut rencana, prosesi ijab dan resepsi pernikahan akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2013 di Bangsal Keraton Yogyakarta dan Bangsal Kepatihan. Sebelumnya, pada tanggal 20 Oktober akan diselenggarakan acara Nyantri, serta Siraman pada tanggal 21

(Fauzan Ahmad/Rz)