Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Pemerintah Provinsi Dki Jakarta Berupaya Menambah Jumlah Ruang Perawatan Khusus Untuk Anak-anak Di Rsud  Tingkat Partisipasi Pemilih Di Surabaya Capai 60 Persen  Seorang Pegawai Honorer Sebuah Instansi Di Boyolali Yang Diduga Menjadi Aktor Itelektual Kasus Jual Beli Kunci Jawaban Un Berhasil Ditangkap Petugas Sat Reskrim Polres Karanganyar  Dinas Peternakan, Pertanian Dan Kelautan (dppk) Kota Pekalongan Terus Mendorong Masyarakat Kota Pekalongan, Terutama Anak-anak Untuk Mengonsumsi Ikan  Komisi Ii Dprd Kota Tegal Mendukung Adanya Revisi Peraturan Daerah (perda) No 3/2010 Tentang Pajak Dan Retribusi Tempat Pelelangan Ikan (tpi)  Kpk: Potensi Kerugian Negara Kasus E-ktp Rp 1,12 Triliun  Sebanyak 5.796 Siswa Smp/mts Di Kulonprogo Siap Ikuti Un  Latihan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Slamet Ditutup  Sejumlah Pedagang Di Pasar Kutoarjo Mengeluhkan Naiknya Harga Daging Ayam Pedaging  
Portal Berita > Seputar Jogja
Kraton Yogyakarta Akan Gelar Pernikahan Gkr Hayu Dan Kph Notonegoro
Senin, 12 August 2013 | 19:45 WIB

Kraton Yogyakarta akan Gelar Pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Keluarga besar Keraton Yogyakarta tahun ini akan kembali menggelar hajatan besar, yakni pernikahan putri raja, Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita, dengan Angger Wibowo. Prosesi pernikahan rencananya akan digelar pada bulan Oktober tahun 2013. Sebelumnya, GRAj Nurabra Juwita dan Angger Wibowo, telah menjalani acara Wisudan Undhang Dhawuh Dalem, atau pemberian gelar Keraton, yang dilaksanakan pada Senin (12/8). Dalam acara Wisudan, GRAj Nurabra Juwita diberi gelar Gusti Kanjeng Ratu Hayu, dan Angger Wibowo diberi gelar Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro.

Dalam Jumpa pers yang dilaksanakan seusai acara Wisudan, Raden Tumenggung Jatiningrat mengatakan, acara pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro rencananya akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2013. Demi kelancaran prosesi pernikahan, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo, yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut, menghimbau agar masyarakat Yogyakarta bisa berlaku lebih tertib dan teratur saat prosesi arak-arakan pengantin digelar. Sebagaimana diketahui, pada pernikahan GKR Bendoro dan KPH Yudhonegoro pada tahun 2011 lalu, arak-arakan pengantin sempat terhambat karena pengunjung yang terlalu antusias.

Menurut rencana, prosesi ijab dan resepsi pernikahan akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2013 di Bangsal Keraton Yogyakarta dan Bangsal Kepatihan. Sebelumnya, pada tanggal 20 Oktober akan diselenggarakan acara Nyantri, serta Siraman pada tanggal 21

(Fauzan Ahmad/Rz)