Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Polda Diy Buka Sms Online Pengaduan Masyarakat Di No. Hp 0811 2929 000  Hari Ini Presiden Sby Resmikan Museum Kepresidenan Di Istana Bogor  Polri Dan Tni Di Pamekasan Gelar Operasi Jelang Pelantikan Jokowi  Pihak Majelis Permusyawaratan Rakyat (mpr) Ri Akan Mengadakan Gladi Bersih Pelantikan Jokowi-jk Hari Ini  Pihak Monas Beri Kelonggaran Pawai Rakyat Bisa Sampai Pukul 22.00 Wib  Dinas Perhubungan Dki Jakarta: Rencana Arak-arakan Joko Widodo Pada 20 Oktober Mendatang Tidak Akan Mengganggu Lalu Lintas  Kpk Kembangkan Kasus Century Ke Nama-nama Yang Ikut Disebut Terlibat  Pertemuan Jokowi-prabowo Gairahkan Para Pelaku Pasar  Pemerintah Diminta Tetapkan Erupsi Sinabung Bencana Nasional  Antisipasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Keruk 60 Waduk  Ebola Mewabah, Afrika Barat Terancam Krisis Pangan  Rusia Segera Bangun Penjara Terbesar Di Eropa Yang Tampung 4.000 Narapidana  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pemda Diy Himbau Dewan Untuk Bahas Perdais Secara Makro
Kamis, 11 July 2013 | 07:12 WIB

Pemda DIY Himbau Dewan Untuk Bahas Perdais Secara Makro

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto, dalam wawancara dengan wartawan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (10/7) siang, mengungkapkan, pihaknya saat ini tengan melobi DPRD DIY untuk mempercepat pembahasan perda keistimewaan (perdais) sebelum bulan Oktober tahun ini. Hal tersebut diperlukan agar dana keistimewaan dapat dicairkan pada tahun 2014 mendatang.

Sementara itu, menurut Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana, dalam pembahasan perdais , pihaknya sudah menyiapkan plan A dan plan B. Dalam plan A, pihaknya menyusun draft raperda induk perdais yang terdiri dari beberapa jabaran komponen keistimewaan yang di buat dalam satu naskah Perdais. Sedangkan pada plan B, DPRD DIY akan melakukan upaya lobi kepada pihak Kementrian Dalam Negeri untuk tetap dapat mencairkan dana keistimewaan meskipun naskah perdais baru selesai sebagian. (Fauzan Ahmad/Rz)