Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kpk Dan Kepolisian Ri Menemukan Indiksi Pelanggaran Hukum Dalam Sidak Pelayanan Kepulangan Tki Di Bandara Soekarno-hatta, Tangerang  18 Orang Diamankan Dalam Sidak Kpk Di Bandara  Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) Menjaga Ketat Jalur Jalan Yang Dilalui Calon Presiden Terpilih, Joko Widodo, Yang Pulang Kampung, Jumat (25/7/2014)  Ansor Magelang Turunkan 150 Personel Bantu Pengamanan Lebaran  Dekati Lebaran, Lalu Lintas Dalam Kota Magelang Padat  Arus Lalin Di Sukoharjo Padat Merayap  Satlantas Polres Klaten Melarang Konvoi Kendaraan Dan Mobil Bak Terbuka Saat Malam Takbiran Menyambut Lebaran  Menjelang Lebaran Harga Bahan Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Di Temanggung, Terus Meningkat  Dinkes Jateng Siapkan 81 Posko Kesehatan Untuk Pemudik  Motor Dinas Pemkot Solo Dikandangkan  Pedagang Kulit Ketupat Mulai Bermunculan  74 Peti Jenazah Mh17 Tiba Di Belanda  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pemda Diy Himbau Dewan Untuk Bahas Perdais Secara Makro
Kamis, 11 July 2013 | 07:12 WIB

Pemda DIY Himbau Dewan Untuk Bahas Perdais Secara Makro

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto, dalam wawancara dengan wartawan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (10/7) siang, mengungkapkan, pihaknya saat ini tengan melobi DPRD DIY untuk mempercepat pembahasan perda keistimewaan (perdais) sebelum bulan Oktober tahun ini. Hal tersebut diperlukan agar dana keistimewaan dapat dicairkan pada tahun 2014 mendatang.

Sementara itu, menurut Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana, dalam pembahasan perdais , pihaknya sudah menyiapkan plan A dan plan B. Dalam plan A, pihaknya menyusun draft raperda induk perdais yang terdiri dari beberapa jabaran komponen keistimewaan yang di buat dalam satu naskah Perdais. Sedangkan pada plan B, DPRD DIY akan melakukan upaya lobi kepada pihak Kementrian Dalam Negeri untuk tetap dapat mencairkan dana keistimewaan meskipun naskah perdais baru selesai sebagian. (Fauzan Ahmad/Rz)