Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Tujuh Mantan Menteri Dan Tiga Mantan Wakil Menteri Dalam Kabinet Indonesia Bersatu Ii Telah Menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (lhkpn) Kepada Kpk  Kpk Minta Dpr Segera Pilih Pengganti Busyro  Wapres Jusuf Kalla Menghadiri Pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama Dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama Di Gedung Pbnu, Jakarta Pusat  Penyidik Polresta Solo Menetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Kerusuhan Suporter Kala Persis Solo Menjamu Martapura Fc Di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/10/2014) Lalu  Banjir Rendam Ribuan Rumah Warga Solok  Jasad Penumpang Malaysia Airlines Mh17 Kembali Ditemukan  Ahok Datangi Istana, Sebut Ada Panggilan Dari "gubernur"  Akbar Tandjung Dukung Generasi Muda Jadi Ketum Golkar  Kapolri: Arsyad Ditahan Karena Sebar Foto Porno, Bahaya Untuk Anak  Kpk: Langkah Ahok Minta Pejabat Laporkan Harta Patut Ditiru  Sekjen Dpr Tidak Ingin Ditarik Dalam Urusan Politik Di Dpr  Keluarga Penumpang Mh370 Ajukan Gugatan Hukum, Kuala Lumpur  
Portal Berita > Seputar Jogja
Sri Sultan Desak Perdais Segera Diselesaikan
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Sri Sultan Desak Perdais Segera Diselesaikan

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Kepada wartawan di Bangsal Kepatihan, Selasa (9/7) siang, Gubernur Pemda DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengungkapkan, Perda Keistimewaan (perdais) yang natinya akan menjadi regulasi pencairan dana keistimewaan 2014 tersbeut pembahasannya berjalan lambat di DPRD DIY. Menurut Sultan, selama ini pihaknya sudah mengajukan rancangan Perdais di DPRD DIY melalui hasil dengar pendapat publik di tingkat kabupaten, kota hingga kelompok masyarakat, namun DPRD DIY justru lamban menindaklanjutinya. Sultan juga mengatakan Perdais tersebut hanya sebagai regulasi pencairan Danais semata, sementara pengawasan Danais akan dilakukan melalui kelembagaan otonom Pemda DIY yang mengawasi 5 komponen keistimewaan DIY.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi Daerah atau Balegda DPRD DIY, Sadar Narimo, mengungkapkan molornya pembahasan perdais di sebabkan beberapa hal. Selain tahun ini dewan harus menyelesaikan 17 usulan perda dari eksekutif maupun dari legislatif. Balegda juga baru menerima surat disposisi dari Ketua DPRD diy UNTUK mengkaji lima  usulan Perdais yang diusulkan eksekutif  tersebut pada bulan April yang lalu. Namun Sadar optimis perdais akan rampung sebelum pembahasan APBN di DPR RI atau pada bulan Oktober mendatang. (Fauzan Ahmad/Rz)