Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Jumlah Penumpang Di Stasiun Senen Meningkat 100 Persen  Polres Padang Panjang Petakan Daerah Rawan Macet  Bina Marga Jawa Tengah : Kamis (24/7) Besok, Jembatan Comal Siap Diuji Coba  Pemerintah Membuka Penndaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (cpns) Untuk Lintas Jurusan  Satu Ledakan Bom Mobil Bunuh Diri Menghancurkan Sebuah Pos Pemeriksaan Polisi Dan Menewaskan 22 Orang Di Baghdad, Irak  Utusan Palestina Desak Pbb Hentikan Agresi Israel  Kotak Hitam Pesawat Malaysia Airlines Mh17 Yang Jatuh Di Ukraina Timur Telah Dikirimkan Ke Inggris  Menghadapi Arus Mudik Lebaran, Kapolda Diy Bersama Rombongan Pt Kai Daop 6 Yogyakarta Melakukan Pengecekan Lintasan Rel Dari Stasiun Tugu Hingga Stasiun Sentolo, Kulonprogo  Jelang Lebaran, Harga 9 Pokok Di Jogja Stabil  Pt Kai Membuka Pendaftaran Angkutan Motor Gratis Untuk Arus Balik Yang Akan Dilaksanakan Pada 1-5 Agustus Mendatang  H-5, Volume Kendaraan Pemudik Di Pantura Brebes Melonjak  H-5, Sopir Bus Di Terminal Cicaheum, Bandung, Jalani Tes Urine  
Portal Berita > Seputar Jogja
Sri Sultan Desak Perdais Segera Diselesaikan
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Sri Sultan Desak Perdais Segera Diselesaikan

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Kepada wartawan di Bangsal Kepatihan, Selasa (9/7) siang, Gubernur Pemda DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengungkapkan, Perda Keistimewaan (perdais) yang natinya akan menjadi regulasi pencairan dana keistimewaan 2014 tersbeut pembahasannya berjalan lambat di DPRD DIY. Menurut Sultan, selama ini pihaknya sudah mengajukan rancangan Perdais di DPRD DIY melalui hasil dengar pendapat publik di tingkat kabupaten, kota hingga kelompok masyarakat, namun DPRD DIY justru lamban menindaklanjutinya. Sultan juga mengatakan Perdais tersebut hanya sebagai regulasi pencairan Danais semata, sementara pengawasan Danais akan dilakukan melalui kelembagaan otonom Pemda DIY yang mengawasi 5 komponen keistimewaan DIY.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi Daerah atau Balegda DPRD DIY, Sadar Narimo, mengungkapkan molornya pembahasan perdais di sebabkan beberapa hal. Selain tahun ini dewan harus menyelesaikan 17 usulan perda dari eksekutif maupun dari legislatif. Balegda juga baru menerima surat disposisi dari Ketua DPRD diy UNTUK mengkaji lima  usulan Perdais yang diusulkan eksekutif  tersebut pada bulan April yang lalu. Namun Sadar optimis perdais akan rampung sebelum pembahasan APBN di DPR RI atau pada bulan Oktober mendatang. (Fauzan Ahmad/Rz)