Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kpk Dan Kepolisian Ri Menemukan Indiksi Pelanggaran Hukum Dalam Sidak Pelayanan Kepulangan Tki Di Bandara Soekarno-hatta, Tangerang  18 Orang Diamankan Dalam Sidak Kpk Di Bandara  Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) Menjaga Ketat Jalur Jalan Yang Dilalui Calon Presiden Terpilih, Joko Widodo, Yang Pulang Kampung, Jumat (25/7/2014)  Ansor Magelang Turunkan 150 Personel Bantu Pengamanan Lebaran  Dekati Lebaran, Lalu Lintas Dalam Kota Magelang Padat  Arus Lalin Di Sukoharjo Padat Merayap  Satlantas Polres Klaten Melarang Konvoi Kendaraan Dan Mobil Bak Terbuka Saat Malam Takbiran Menyambut Lebaran  Menjelang Lebaran Harga Bahan Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Di Temanggung, Terus Meningkat  Dinkes Jateng Siapkan 81 Posko Kesehatan Untuk Pemudik  Motor Dinas Pemkot Solo Dikandangkan  Pedagang Kulit Ketupat Mulai Bermunculan  74 Peti Jenazah Mh17 Tiba Di Belanda  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung Sms
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung SMS

Sleman, www.jogjatv.tv – Jajaran Satreskrim Polres sleman berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang gadis yang mayatnya ditemukan di halaman Taman Kanak-Kanak Tunas Wisata, di kawasan Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, Senin (8/7) lalu. Korban diketahui bernama Nanda Amalia, seorang pelajar kelas IX di salah satu SMP Negeri di Depok Sleman. Selain mengungkap identitas korban, polisi juga mengamankan lima orang pelajar yang tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan dua lainya dinyatakan sebagai saksi.

Tiga orang pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nanda Amalia adalah  SS, pelajar SMK, DG, pelajar MTs yang juga mantan pacar korban, serta YS, pelajar kelas dua SMA di Sleman. Sedangkan dua orang yang dinyatakan sebagai saksi, adalah AY dan EP, yang merupakan teman sekolah korban. Ketiga tersangka ditangkap di rumah mereka masing-masing hari Selasa (9/7) pagi kemarin. Menurut Kapolres Sleman, AKBP Hery Sutrisman, pembunuhan Nanda tersebut dilatarbelakangi oleh asmara dan sakit hati. Awalnya korban mengirim SMS kepada salah seorang temanya yang isinya dinilai  menyinggung perasaan salah seorang tersangka. Karena tersinggung tersangka kemudian mengajak korban bertemu di TK Tunas Wisata, tempat dimana korban dibunuh.

Menurut Hery Sutrisman, para tersangka akan dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Karena para tersangka masih dibawah umur, maka pemeriksaannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sleman. (Subardi/Rz)