Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Satuan Lalu Lintas Polresta Jogja Akan Melakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas Saat Pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (fky) Ke-26 Di Tugu Pal Putih, Rabu (20/8/2014)  Pengalihan Arus Lalu Lintas Menuju Tugu Pal Putih Akan Dilakukan Sekitar Pukul 15.00 Wib  Pekan Depan, Jalan C. Simanjuntak, Yogyakarta Mulai Diberlakukan Satu Arah  Jelang Putusan Mk, Kpu Gunung Kidul Dijaga Ketat  Jelang Putusan Mk, Bandara Soekarno-hatta Bersiaga  Puluhan Bangunan Di Jalur Ka Tuntang-ambarawa Dibongkar  Kesulitan Solar, Nelayan Lebak, Banten Alih Profesi  Indonesia Dan Amerika Kerjasama Lindungi Situs Arkeologi Bawah Laut  Israel-palestina Memanas Lagi, Ribuan Warga Gaza Mengungsi  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung Sms
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung SMS

Sleman, www.jogjatv.tv – Jajaran Satreskrim Polres sleman berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang gadis yang mayatnya ditemukan di halaman Taman Kanak-Kanak Tunas Wisata, di kawasan Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, Senin (8/7) lalu. Korban diketahui bernama Nanda Amalia, seorang pelajar kelas IX di salah satu SMP Negeri di Depok Sleman. Selain mengungkap identitas korban, polisi juga mengamankan lima orang pelajar yang tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan dua lainya dinyatakan sebagai saksi.

Tiga orang pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nanda Amalia adalah  SS, pelajar SMK, DG, pelajar MTs yang juga mantan pacar korban, serta YS, pelajar kelas dua SMA di Sleman. Sedangkan dua orang yang dinyatakan sebagai saksi, adalah AY dan EP, yang merupakan teman sekolah korban. Ketiga tersangka ditangkap di rumah mereka masing-masing hari Selasa (9/7) pagi kemarin. Menurut Kapolres Sleman, AKBP Hery Sutrisman, pembunuhan Nanda tersebut dilatarbelakangi oleh asmara dan sakit hati. Awalnya korban mengirim SMS kepada salah seorang temanya yang isinya dinilai  menyinggung perasaan salah seorang tersangka. Karena tersinggung tersangka kemudian mengajak korban bertemu di TK Tunas Wisata, tempat dimana korban dibunuh.

Menurut Hery Sutrisman, para tersangka akan dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Karena para tersangka masih dibawah umur, maka pemeriksaannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sleman. (Subardi/Rz)