Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Polda Diy Buka Sms Online Pengaduan Masyarakat Di No. Hp 0811 2929 000  Hari Ini Presiden Sby Resmikan Museum Kepresidenan Di Istana Bogor  Polri Dan Tni Di Pamekasan Gelar Operasi Jelang Pelantikan Jokowi  Pihak Majelis Permusyawaratan Rakyat (mpr) Ri Akan Mengadakan Gladi Bersih Pelantikan Jokowi-jk Hari Ini  Pihak Monas Beri Kelonggaran Pawai Rakyat Bisa Sampai Pukul 22.00 Wib  Dinas Perhubungan Dki Jakarta: Rencana Arak-arakan Joko Widodo Pada 20 Oktober Mendatang Tidak Akan Mengganggu Lalu Lintas  Kpk Kembangkan Kasus Century Ke Nama-nama Yang Ikut Disebut Terlibat  Pertemuan Jokowi-prabowo Gairahkan Para Pelaku Pasar  Pemerintah Diminta Tetapkan Erupsi Sinabung Bencana Nasional  Antisipasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Keruk 60 Waduk  Ebola Mewabah, Afrika Barat Terancam Krisis Pangan  Rusia Segera Bangun Penjara Terbesar Di Eropa Yang Tampung 4.000 Narapidana  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung Sms
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung SMS

Sleman, www.jogjatv.tv – Jajaran Satreskrim Polres sleman berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang gadis yang mayatnya ditemukan di halaman Taman Kanak-Kanak Tunas Wisata, di kawasan Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, Senin (8/7) lalu. Korban diketahui bernama Nanda Amalia, seorang pelajar kelas IX di salah satu SMP Negeri di Depok Sleman. Selain mengungkap identitas korban, polisi juga mengamankan lima orang pelajar yang tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan dua lainya dinyatakan sebagai saksi.

Tiga orang pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nanda Amalia adalah  SS, pelajar SMK, DG, pelajar MTs yang juga mantan pacar korban, serta YS, pelajar kelas dua SMA di Sleman. Sedangkan dua orang yang dinyatakan sebagai saksi, adalah AY dan EP, yang merupakan teman sekolah korban. Ketiga tersangka ditangkap di rumah mereka masing-masing hari Selasa (9/7) pagi kemarin. Menurut Kapolres Sleman, AKBP Hery Sutrisman, pembunuhan Nanda tersebut dilatarbelakangi oleh asmara dan sakit hati. Awalnya korban mengirim SMS kepada salah seorang temanya yang isinya dinilai  menyinggung perasaan salah seorang tersangka. Karena tersinggung tersangka kemudian mengajak korban bertemu di TK Tunas Wisata, tempat dimana korban dibunuh.

Menurut Hery Sutrisman, para tersangka akan dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Karena para tersangka masih dibawah umur, maka pemeriksaannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sleman. (Subardi/Rz)