Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Jumlah Penumpang Di Stasiun Senen Meningkat 100 Persen  Polres Padang Panjang Petakan Daerah Rawan Macet  Bina Marga Jawa Tengah : Kamis (24/7) Besok, Jembatan Comal Siap Diuji Coba  Pemerintah Membuka Penndaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (cpns) Untuk Lintas Jurusan  Satu Ledakan Bom Mobil Bunuh Diri Menghancurkan Sebuah Pos Pemeriksaan Polisi Dan Menewaskan 22 Orang Di Baghdad, Irak  Utusan Palestina Desak Pbb Hentikan Agresi Israel  Kotak Hitam Pesawat Malaysia Airlines Mh17 Yang Jatuh Di Ukraina Timur Telah Dikirimkan Ke Inggris  Menghadapi Arus Mudik Lebaran, Kapolda Diy Bersama Rombongan Pt Kai Daop 6 Yogyakarta Melakukan Pengecekan Lintasan Rel Dari Stasiun Tugu Hingga Stasiun Sentolo, Kulonprogo  Jelang Lebaran, Harga 9 Pokok Di Jogja Stabil  Pt Kai Membuka Pendaftaran Angkutan Motor Gratis Untuk Arus Balik Yang Akan Dilaksanakan Pada 1-5 Agustus Mendatang  H-5, Volume Kendaraan Pemudik Di Pantura Brebes Melonjak  H-5, Sopir Bus Di Terminal Cicaheum, Bandung, Jalani Tes Urine  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung Sms
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung SMS

Sleman, www.jogjatv.tv – Jajaran Satreskrim Polres sleman berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang gadis yang mayatnya ditemukan di halaman Taman Kanak-Kanak Tunas Wisata, di kawasan Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, Senin (8/7) lalu. Korban diketahui bernama Nanda Amalia, seorang pelajar kelas IX di salah satu SMP Negeri di Depok Sleman. Selain mengungkap identitas korban, polisi juga mengamankan lima orang pelajar yang tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan dua lainya dinyatakan sebagai saksi.

Tiga orang pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nanda Amalia adalah  SS, pelajar SMK, DG, pelajar MTs yang juga mantan pacar korban, serta YS, pelajar kelas dua SMA di Sleman. Sedangkan dua orang yang dinyatakan sebagai saksi, adalah AY dan EP, yang merupakan teman sekolah korban. Ketiga tersangka ditangkap di rumah mereka masing-masing hari Selasa (9/7) pagi kemarin. Menurut Kapolres Sleman, AKBP Hery Sutrisman, pembunuhan Nanda tersebut dilatarbelakangi oleh asmara dan sakit hati. Awalnya korban mengirim SMS kepada salah seorang temanya yang isinya dinilai  menyinggung perasaan salah seorang tersangka. Karena tersinggung tersangka kemudian mengajak korban bertemu di TK Tunas Wisata, tempat dimana korban dibunuh.

Menurut Hery Sutrisman, para tersangka akan dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Karena para tersangka masih dibawah umur, maka pemeriksaannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sleman. (Subardi/Rz)