Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Eko Putro Sandjojo: : Pkb Menyiapkan Lebih Dari 4 Kader Untuk Kabinet Jokowi-jk  Sekjen Gerindra Beri Pembekalan 73 Anggota Dpr Terpilih  Harga Cabai Di Bengkulu Merangkak Naik  Batu Akik Lafal "muhammad" Milik Seorang Warga Yogya Dibanderol Rp 2,5 M  Isis Serukan Pembunuhan Terhadap Warga Australia  Petugas Pemadam Kebakaran Di Jakarta Masih Minim  Pemprov Dki Jakarta Akan Membuat Peraturan Untuk Melarang Pemotongan Unggas Secara Liar  Anggota Komisi Iii Dpr Minta Petinggi Tni-polri Segera Redakan Konflik  Oknum Satpol Pp Kota Bekasi Dilaporkan Paksa Sepasang Remaja Berbuat Mesum Lalu Direkam  Buku Paket Belum Tiba, Penerapan Kurikulum 2013 Di Kaltim Tak Optimal  Kapolda Kepri: Bentrok Tni Vs Polri Di Batam Dipicu Penggerebekan Gudang Bbm Ilegal  
Portal Berita > Seputar Jogja
Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung Sms
Rabu, 10 July 2013 | 07:14 WIB

Pembunuhan Nanda Karena Tersinggung SMS

Sleman, www.jogjatv.tv – Jajaran Satreskrim Polres sleman berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang gadis yang mayatnya ditemukan di halaman Taman Kanak-Kanak Tunas Wisata, di kawasan Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman, Senin (8/7) lalu. Korban diketahui bernama Nanda Amalia, seorang pelajar kelas IX di salah satu SMP Negeri di Depok Sleman. Selain mengungkap identitas korban, polisi juga mengamankan lima orang pelajar yang tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan dua lainya dinyatakan sebagai saksi.

Tiga orang pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nanda Amalia adalah  SS, pelajar SMK, DG, pelajar MTs yang juga mantan pacar korban, serta YS, pelajar kelas dua SMA di Sleman. Sedangkan dua orang yang dinyatakan sebagai saksi, adalah AY dan EP, yang merupakan teman sekolah korban. Ketiga tersangka ditangkap di rumah mereka masing-masing hari Selasa (9/7) pagi kemarin. Menurut Kapolres Sleman, AKBP Hery Sutrisman, pembunuhan Nanda tersebut dilatarbelakangi oleh asmara dan sakit hati. Awalnya korban mengirim SMS kepada salah seorang temanya yang isinya dinilai  menyinggung perasaan salah seorang tersangka. Karena tersinggung tersangka kemudian mengajak korban bertemu di TK Tunas Wisata, tempat dimana korban dibunuh.

Menurut Hery Sutrisman, para tersangka akan dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Karena para tersangka masih dibawah umur, maka pemeriksaannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sleman. (Subardi/Rz)