Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Para Nelayan Dan Wisatawan Yang Berada Di Kawasan Pantai Selatan Jawa Diimbau Waspada Terhadap Gelombang Tinggi Yang Diperkirakan Bisa Mencapai 4,5 Meter  Sepasang Suami Istri Asal Kediri, Jawa Timur, Tewas Setelah Terseret Aliran Lahar Hujan Saat Melintasi Sungai Di Wilayah Dusun Setempat, Rabu (16/4/2014)  Disperindagkop Dan Umkm Kota Pekalongan Akan Merehabilitasi Pasar Anyar  Kpu Kabupaten Klaten Menyiapkan Angkringan Untuk Menghadapi Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu  Kpu Kabupaten Sleman Menyelenggarakan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Umum Dpr, Dpd, Dprd Provinsi Dan Dprd Kabupaten Tahun 2014  Sebanyak 8.000 Masker Dibagikan Ke Warga Dan Sekolah Di Lereng Gunung Merapi Kecamatan Kemalang  8 Provinsi Kembali Terancam Mengalami Kebakaran Hutan Dan Lahan Yang Dipicu Fenomena El Nino Sedang   
Portal Berita > Seputar Jogja
Wanita Muda Ditemukan Tewas Di Tk Tunas Wisata
Senin, 08 July 2013 | 19:24 WIB

Wanita Muda Ditemukan Tewas di TK Tunas Wisata

Sleman, www.jogjatv.tv – Seorang wanita muda tanpa identitas ditemukan tewas bersimbah darah di TK Tunas Wisata, Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Sleman pada Senin (8/7) pagi. Mayat wanita muda tersebut ditemukan pertamakali oleh Hafid Mahyudin dan Sardi, buruh bangunan yang hendak mengecat di TK Tunas Wisata. Ketika keduanya membuka pintu gerbang sekolah yang berada di belakang Plaza Ambarukmo, mereka  mendapati ceceran darah di sekitar halaman. Saat dicari, ceceran darah berasal dari sesosok mayat wanita yang tertelungkup di depan salah satu ruang kelas. Mengetahui kejadian tersebut kedua saksi mata segera melapor ke Polsek Depok Barat.

Dari hasil identifikasi sementara, wanita tersebut diduga dianiaya hingga meninggal. Polisi mendapati adanya luka tusuk dipunggung korban, dan di bagian belakang kepala korban terdapat luka mengucur darah segar. Disekitar lokasi polisi menemukan potongan beton bersimbah darah yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban. Selain itu disekitar halaman sekolah, polisi juga menemukan tulisan dengan kata-kata “maaf” dari kapur tulis.

Marliana, seorang siswa sekolah dasar yang tinggal disekitar lokasi kejadian mengaku sempat melihat korban bersama seorang di sekitar lokasi kejadian, pada Minggu (7/7) malam. Tak lama kemudian laki-laki tersebut pergi tanpa membawa wanita tersebut. Sementara itu, saat ini jenazah korban berada di ruang jenasah RSUP Dokter Sardjito Yogyakarta untuk diotopsi. (Tim Liputan/Rz)