Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Pasangan Presiden Dan Wakil Presiden Ri Terpilih Joko Widodo-jusuf Kalla Resmi Mendapatkan Pengamanan Penuh Dari Pasukan Pengamanan Presiden (paspampres)   Jokowi-jk Segera Bertemu Sby Bahas Apbn 2015  Presiden Sby Bersama Ibu Negara Menghadiri Acara Puncak Di Pantai Waisai Torang Cinta Di Waisai, Kabupaten Raja Ampat  Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Ugm Memanfaatkan Limbah Darah Sapi Sebagai Obat Luka Bakar  Memasuki Pekan Keempat Bulan Agustus, Harga Sebagian Bahan Kebutuhan Pokok Di Kudus Mulai Turun  13 Tim Dari Undip Siap Berlaga Di Pimnas  Sejumlah Spbu Di Kabupaten Dan Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (22/8), Kehabisan Persediaan Solar  Pssi Rencanakan Timnas U-19 Uji Coba Ke Eropa  Tumbangkan Real Madrid, Atletico Madrid Juarai Piala Super Spanyol  Penyerang Barcelona Asal Brasil, Neymar, Mengalami Cedera Pada Pergelangan Kaki Kiri, Pada Sesi Latihan Kamis (21/8/2014)  
Portal Berita > Seputar Jogja
Wanita Muda Ditemukan Tewas Di Tk Tunas Wisata
Senin, 08 July 2013 | 07:24 WIB

Wanita Muda Ditemukan Tewas di TK Tunas Wisata

Sleman, www.jogjatv.tv – Seorang wanita muda tanpa identitas ditemukan tewas bersimbah darah di TK Tunas Wisata, Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Sleman pada Senin (8/7) pagi. Mayat wanita muda tersebut ditemukan pertamakali oleh Hafid Mahyudin dan Sardi, buruh bangunan yang hendak mengecat di TK Tunas Wisata. Ketika keduanya membuka pintu gerbang sekolah yang berada di belakang Plaza Ambarukmo, mereka  mendapati ceceran darah di sekitar halaman. Saat dicari, ceceran darah berasal dari sesosok mayat wanita yang tertelungkup di depan salah satu ruang kelas. Mengetahui kejadian tersebut kedua saksi mata segera melapor ke Polsek Depok Barat.

Dari hasil identifikasi sementara, wanita tersebut diduga dianiaya hingga meninggal. Polisi mendapati adanya luka tusuk dipunggung korban, dan di bagian belakang kepala korban terdapat luka mengucur darah segar. Disekitar lokasi polisi menemukan potongan beton bersimbah darah yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban. Selain itu disekitar halaman sekolah, polisi juga menemukan tulisan dengan kata-kata “maaf” dari kapur tulis.

Marliana, seorang siswa sekolah dasar yang tinggal disekitar lokasi kejadian mengaku sempat melihat korban bersama seorang di sekitar lokasi kejadian, pada Minggu (7/7) malam. Tak lama kemudian laki-laki tersebut pergi tanpa membawa wanita tersebut. Sementara itu, saat ini jenazah korban berada di ruang jenasah RSUP Dokter Sardjito Yogyakarta untuk diotopsi. (Tim Liputan/Rz)