Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kerja Sama Dengan Angola, Jokowi Klaim Indonesia Hemat Rp 15 Triliun Setahun  Bnpb: Radius Rawan Bencana Sinabung Meluas Jadi 5 Km  Lempari Rumah Warga, Sekelompok Pelajar Yang Diduga Merupakan Anggota Geng Motor Diringkus, Yogyakarta  Cari Pesawat Latih Yang Hilang, Basarnas Turunkan Tim Penyelam, Di Sekitar Perairan Moyo, Sumbawa, Ntb  Lombok Sumbawa Inafact 2014 Promosikan Pariwisata Ntb  Pt Liga Indonesia Menetapkan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sebagai Tempat Penyelenggaraan Semifinal Isl 2014 Pada 4 November 2014  Ahok Datangi Istana, Sebut Ada Panggilan Dari "gubernur"  Akbar Tandjung Dukung Generasi Muda Jadi Ketum Golkar  Kapolri: Arsyad Ditahan Karena Sebar Foto Porno, Bahaya Untuk Anak  Kpk: Langkah Ahok Minta Pejabat Laporkan Harta Patut Ditiru  Sekjen Dpr Tidak Ingin Ditarik Dalam Urusan Politik Di Dpr  Keluarga Penumpang Mh370 Ajukan Gugatan Hukum, Kuala Lumpur  
Portal Berita > Seputar Jogja
Wanita Muda Ditemukan Tewas Di Tk Tunas Wisata
Senin, 08 July 2013 | 07:24 WIB

Wanita Muda Ditemukan Tewas di TK Tunas Wisata

Sleman, www.jogjatv.tv – Seorang wanita muda tanpa identitas ditemukan tewas bersimbah darah di TK Tunas Wisata, Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Sleman pada Senin (8/7) pagi. Mayat wanita muda tersebut ditemukan pertamakali oleh Hafid Mahyudin dan Sardi, buruh bangunan yang hendak mengecat di TK Tunas Wisata. Ketika keduanya membuka pintu gerbang sekolah yang berada di belakang Plaza Ambarukmo, mereka  mendapati ceceran darah di sekitar halaman. Saat dicari, ceceran darah berasal dari sesosok mayat wanita yang tertelungkup di depan salah satu ruang kelas. Mengetahui kejadian tersebut kedua saksi mata segera melapor ke Polsek Depok Barat.

Dari hasil identifikasi sementara, wanita tersebut diduga dianiaya hingga meninggal. Polisi mendapati adanya luka tusuk dipunggung korban, dan di bagian belakang kepala korban terdapat luka mengucur darah segar. Disekitar lokasi polisi menemukan potongan beton bersimbah darah yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban. Selain itu disekitar halaman sekolah, polisi juga menemukan tulisan dengan kata-kata “maaf” dari kapur tulis.

Marliana, seorang siswa sekolah dasar yang tinggal disekitar lokasi kejadian mengaku sempat melihat korban bersama seorang di sekitar lokasi kejadian, pada Minggu (7/7) malam. Tak lama kemudian laki-laki tersebut pergi tanpa membawa wanita tersebut. Sementara itu, saat ini jenazah korban berada di ruang jenasah RSUP Dokter Sardjito Yogyakarta untuk diotopsi. (Tim Liputan/Rz)