Sampaikan Informasi Atau Kejadian Di Sekitar Anda Ke Redaksi Jogja Tv Melalui Sms: 085 776 561 900 / Fax: 0274-451800  Kpk Dan Kepolisian Ri Menemukan Indiksi Pelanggaran Hukum Dalam Sidak Pelayanan Kepulangan Tki Di Bandara Soekarno-hatta, Tangerang  18 Orang Diamankan Dalam Sidak Kpk Di Bandara  Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (polri) Menjaga Ketat Jalur Jalan Yang Dilalui Calon Presiden Terpilih, Joko Widodo, Yang Pulang Kampung, Jumat (25/7/2014)  Ansor Magelang Turunkan 150 Personel Bantu Pengamanan Lebaran  Dekati Lebaran, Lalu Lintas Dalam Kota Magelang Padat  Arus Lalin Di Sukoharjo Padat Merayap  Satlantas Polres Klaten Melarang Konvoi Kendaraan Dan Mobil Bak Terbuka Saat Malam Takbiran Menyambut Lebaran  Menjelang Lebaran Harga Bahan Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Di Temanggung, Terus Meningkat  Dinkes Jateng Siapkan 81 Posko Kesehatan Untuk Pemudik  Motor Dinas Pemkot Solo Dikandangkan  Pedagang Kulit Ketupat Mulai Bermunculan  74 Peti Jenazah Mh17 Tiba Di Belanda  
Portal Berita > Seputar Jogja
Wanita Muda Ditemukan Tewas Di Tk Tunas Wisata
Senin, 08 July 2013 | 07:24 WIB

Wanita Muda Ditemukan Tewas di TK Tunas Wisata

Sleman, www.jogjatv.tv – Seorang wanita muda tanpa identitas ditemukan tewas bersimbah darah di TK Tunas Wisata, Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Sleman pada Senin (8/7) pagi. Mayat wanita muda tersebut ditemukan pertamakali oleh Hafid Mahyudin dan Sardi, buruh bangunan yang hendak mengecat di TK Tunas Wisata. Ketika keduanya membuka pintu gerbang sekolah yang berada di belakang Plaza Ambarukmo, mereka  mendapati ceceran darah di sekitar halaman. Saat dicari, ceceran darah berasal dari sesosok mayat wanita yang tertelungkup di depan salah satu ruang kelas. Mengetahui kejadian tersebut kedua saksi mata segera melapor ke Polsek Depok Barat.

Dari hasil identifikasi sementara, wanita tersebut diduga dianiaya hingga meninggal. Polisi mendapati adanya luka tusuk dipunggung korban, dan di bagian belakang kepala korban terdapat luka mengucur darah segar. Disekitar lokasi polisi menemukan potongan beton bersimbah darah yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban. Selain itu disekitar halaman sekolah, polisi juga menemukan tulisan dengan kata-kata “maaf” dari kapur tulis.

Marliana, seorang siswa sekolah dasar yang tinggal disekitar lokasi kejadian mengaku sempat melihat korban bersama seorang di sekitar lokasi kejadian, pada Minggu (7/7) malam. Tak lama kemudian laki-laki tersebut pergi tanpa membawa wanita tersebut. Sementara itu, saat ini jenazah korban berada di ruang jenasah RSUP Dokter Sardjito Yogyakarta untuk diotopsi. (Tim Liputan/Rz)